Mengaktifkan Proxy pada Browser Firefox

Untuk mengaktifkan fasilitas browsing dengan menggunakan proxy pada Browser Firefox dapat dilakukan dengan:

Klik menu Tools kemudian pilih Options…

Menu Tools - Options...

Menu Tools - Options...

Pada dialog Options yang muncul klik icon Advanced kemudian klik tab Network di bawahnya. Selanjutnya klik tombol Settings… pada grup Connection untuk memunculkan dialog Connection Settings.

Tab Advance (Network) pada Dialog Options

Tab Advance (Network) pada Dialog Options

Pada dialog Connection Setting, pilih Manual proxy configuration kemudian isikan alamat IP proxy server di jaringan anda pada isian HTTP Proxy beserta Port-nya (e.g: alamat IP 192.168.1.1 dengan port 3128).

Dialog Connection Setting pada Firefox

Dialog Connection Setting pada Firefox

Apabila anda ingin menggunakan alamat IP proxy server tersebut untuk protokol lainnya seperti SSL/HTTPS, FTP, Gopher dan SOCKS maka beri tanda centang pada pilihan Use this proxy server for all protocols.

Koneksi Proxy yang digunakan juga untuk SSL, FTP, Gopher dan Socks

Koneksi Proxy yang digunakan juga untuk SSL, FTP, Gopher dan Socks

Klik OK pada dialog Connection Settings lalu klik OK lagi pada dialog Options. Sekarang browser Firefox anda akan mengakses internet melalui proxy server. Selamat berselancar.

Dipublikasi di Internet | Tag , , , , , | Tinggalkan Komentar

DNS Server Beberapa ISP Indonesia dan Luar Negeri

Daftar DNS Server Indonesia

DNS Indosat
nakula.indosat.com = 202.152.161.227
ns1.indosat.com = 114.5.1.1
ns2.indosat.com = 202.152.165.36
ns3.indosat.com = 202.152.165.39
ns4.indosat.com = 202.93.40.174
ns5.indosat.com = 114.5.5.5
nsom1.indosat.com = 124.195.15.100
nsom2.indosat.com = 124.195.15.98
sadewa.indosat.com = 202.152.161.229

DNS IndosatM2
202.155.0.10
ns2.indosat.net.id = 202.155.0.15
ns1.indosat.net.id = 202.155.0.20
202.155.0.25
202.155.46.66
202.155.46.77
202.155.30.227

AWARI (Asosiasi Warnet Indonesia)
203.142.83.200
203.34.118.10 (primary)
203.34.118.12 (secondary)

DNS Telkom
Medan : 203.130.206.250
Batam : 203.130.193.74
Jakarta : 202.134.0.155, 203.130.196.5
Bandung : 222.124.204.34
Semarang : 203.130.208.18
Surabaya : 202.134.2.5
Balikpapan : 203.130.209.242
Denpasar : 61.94.192.12

DNS sat.net.id
202.149.82.25
202.149.82.29

DNS cbn.net.id
202.158.40.1
202.158.20.1
202.158.3.7
202.158.3.6

DNS indo.net.id
202.159.32.2
202.159.33.2

DNS itb.ac.id
202.249.24.65
167.205.23.1
167.205.22.123
167.205.30.114

DNS ukdw.ac.id
222.124.22.18

Catatan: DNS Server di Indonesia sebagian besar melakukan blokir terhadap website yang berisikan content yang berbau pornografi.

Daftar DNS Server Luar Negeri

Singnet Singapore
165.21.100.88
165.21.83.88

DNS Google
8.8.8.8 (primary)
8.8.4.4 (secondary)

DNS Open DNS
208.67.222.222
208.67.220.220

DNS ScrubIt
67.138.54.100
207.225.209.66

DNS DNSadvantage
156.154.70.1
156.154.71.1

DNS vnsc-pri.sys.gtei.net
4.2.2.1
4.2.2.2
4.2.2.3
4.2.2.4
4.2.2.5
4.2.2.6

Verizon (Reston, VA, US)
151.197.0.38
151.197.0.39
151.202.0.84
151.202.0.85
151.202.0.85
151.203.0.84
151.203.0.85
199.45.32.37
199.45.32.38
199.45.32.40
199.45.32.43

GTE (Irving, TX, US)
192.76.85.133
206.124.64.1

One Connect IP (Albuquerque, NM, US)
67.138.54.100

OpenDNS (San Francisco, CA, US)
208.67.222.222
208.67.220.220

Exetel (Sydney, AU)
220.233.167.31

VRx Network Services (New York, NY, US)
199.166.31.3

SpeakEasy (Seattle, WA, US)
66.93.87.2
216.231.41.2
216.254.95.2
64.81.45.2
64.81.111.2
64.81.127.2
64.81.79.2
64.81.159.2
66.92.64.2
66.92.224.2
66.92.159.2
64.81.79.2
64.81.159.2
64.81.127.2
64.81.45.2
216.27.175.2

Sprintlink (Overland Park, KS, US)
199.2.252.10
204.97.212.10
204.117.214.10

Cisco (San Jose, CA, US)
64.102.255.44
128.107.241.185

Catatan : Beberapa DNS tidak bisa digunakan untuk akses FTP dan Website tertentu diblokir oleh Server DNS tersebut.

DNS Medan : 203.130.206.250
DNS Batam : 203.130.193.74
DNS Jakarta : 202.134.0.155, 203.130.196.5
DNS Bandung : 222.124.204.34
DNS Semarang : 203.130.208.18
DNS Surabaya : 202.134.2.5
DNS Balikpapan : 203.130.209.242
DNS Denpasar : 61.94.192.12
Dipublikasi di Networking | Tag , , | Tinggalkan Komentar

Install Squid Proxy di Windows

Squid biasa digunakan untuk melakukan manajemen bandwidth dengan cara membatasi atau memblok trafik pengguna internet yang melakukan browsing. Pembatasan dapat dilakukan dalam bentuk pembatasan kecepatan, pembatasan per IP address atau berdasarkan username. Pada tulisan saya kali ini saya akan sedikit menjelaskan step-by-step instalasi Squid Proxy pada sistem operasi Windows. Versi Squid yang akan digunakan dalam proses installasi ini adalah v2.7 STABLE8 yang dapat diunduh dengan link di bawah. Terdapat 2 versi yang dapat diunduh, yaitu versi standard dan versi yang dicompile dengan fasilitas Delay Pools untuk melakukan pembatasan kecepatan/bandwidth akses.

squid-2.7.STABLE8-bin.zip
squid-2.7.STABLE8-bin-DELAYP.zip

Dalam tutorial ini saya menggunakan Squid dengan Delay Pools dan diinstall pada Windows Server 2003 Enterprise dengan Service Pack 3. Pertama-tama yang harus dilakukan adalah mengekstrak file zip yang telah diunduh ke hardisk di server (penulis menggunakan path C:\squid\ sebagai folder installasi squid) Berikut struktur folder Squid yang sudah di extract:

Struktur Folder Squid

Struktur Folder Squid

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menyiapkan file konfigurasi. File konfigurasi dasar yang dibutuhkan Squid adalah cachemgr.conf, mime.conf dan squid.conf. Dalam paket Squid yang diextract sudah terdapat file konfigurasi contoh yang dapat digunakan sebagai dasar konfigurasi yang terdapat dalam folder C:\squid\etc\. Copy ketiga file konfigurasi contoh tersebut dalam folder etc:

cachemgr.conf.default => cachemgr.conf
mime.conf.default => mime.conf
squid.conf.default => squid.conf

Untuk file cachemgr.conf dan file mime.conf tidak perlu diedit karena sudah cukup memadai untuk konfigurasi awal. Sedangkan untuk file squid.conf harus kita edit karena ada beberapa setting yang harus disesuaikan dengan keadaan dalam infrastruktur jaringan kita. File konfigurasi Squid menggunakan karakter # sebagai tanda awal komentar dan akan diabaikan pada saat file konfigurasi tersebut di baca oleh Squid.

Edit file squid.conf dengan menggunakan teks editor dan cari baris yang berisikan http_port (sekitar baris 1104), pastikan baris http_port tersebut tidak diawali dengan karakter # dan isi port yang ingin digunakan sebagai proxy server dengan format http_port <port_server> (e.g: http_port 3128), setting http_port memiliki nilai default 3128.

Selanjutnya kita akan menset nama host (hostname) yang akan terlihat pada client apabila terjadi error atau kesalahan dalam mengakses internet melalui proxy, cari baris yang berisikan “TAG: visible_hostname” (sekitar baris 3368):

#  TAG: visible_hostname
#	If you want to present a special hostname in error messages, etc,
#	define this.  Otherwise, the return value of gethostname()
#	will be used. If you have multiple caches in a cluster and
#	get errors about IP-forwarding you must set them to have individual
#	names with this setting.
#
#Default:
# none

Tambahkan satu baris baru di bawah none yang berisikan visible_hostname (e.g: visible_hostname localhost).

#  TAG: visible_hostname
#	If you want to present a special hostname in error messages, etc,
#	define this.  Otherwise, the return value of gethostname()
#	will be used. If you have multiple caches in a cluster and
#	get errors about IP-forwarding you must set them to have individual
#	names with this setting.
#
#Default:
# none
visible_hostname localhost

Kemudian kita perlu menentukan IP address dari DNS Server yang akan digunakan proxy dalam menquery alamat request dari PC klien. Cari baris yang berisikan “TAG: dns_nameservers” (sekitar baris 4575).

#  TAG: dns_nameservers
#	Use this if you want to specify a list of DNS name servers
#	(IP addresses) to use instead of those given in your
#	/etc/resolv.conf file.
#	On Windows platforms, if no value is specified here or in
#	the /etc/resolv.conf file, the list of DNS name servers are
#	taken from the Windows registry, both static and dynamic DHCP
#	configurations are supported.
#
#	Example: dns_nameservers 10.0.0.1 192.172.0.4
#
#Default:
# none

Tambahkan satu baris baru di bawah none yang berisikan dns_nameservers (e.g: dns_nameservers 10.0.0.1 192.168.1.1). IP address dns server bisa lebih dari satu dan tiap IP address dipisahkan oleh spasi. Untuk alamat DNS server beberapa ISP bisa dilihat pada posting saya disini.

#  TAG: dns_nameservers
#	Use this if you want to specify a list of DNS name servers
#	(IP addresses) to use instead of those given in your
#	/etc/resolv.conf file.
#	On Windows platforms, if no value is specified here or in
#	the /etc/resolv.conf file, the list of DNS name servers are
#	taken from the Windows registry, both static and dynamic DHCP
#	configurations are supported.
#
#	Example: dns_nameservers 10.0.0.1 192.172.0.4
#
#Default:
# none
dns_nameservers 10.0.0.1 192.168.1.1

Selain itu kita juga perlu mendefinisikan klien mana saja yang berhak mengkases proxy server yang akan kita jalankan. Pengaturan hak akses dapat dilakukan menggunakan Acess Control List (ACL). Yang perlu kita lakukan disini adalah mendisable ACL bawaan Squid dan membuat ACL baru sesuai dengan jaringan tempat Proxy Server akan digunakan. Cari baris yang berisikan “acl localnet” (sekitar baris 609-611)

#
# Example rule allowing access from your local networks.
# Adapt to list your (internal) IP networks from where browsing
# should be allowed
acl localnet src 10.0.0.0/8	# RFC1918 possible internal network
acl localnet src 172.16.0.0/12  # RFC1918 possible internal network
acl localnet src 192.168.0.0/16	# RFC1918 possible internal network

Beri komentar ketiga baris “acl localnet” dengan menambahkan karakter # pada awal tiap barisnya. Kemudian tambahkan baris baru yang berisi “acl my_network src <subnet_network_anda>” (e.g: acl my_network src 192.168.1.0/24) untuk mendefinisikan ACL baru bernama my_network yang menyatakan sumber akses IP klien yang akan diijinkan untuk mengakses server proxy. Contoh di atas 192.168.1.0/24 berarti range IP 192.168.1.1 s/d 192.168.1.254.

#
# Example rule allowing access from your local networks.
# Adapt to list your (internal) IP networks from where browsing
# should be allowed
#acl localnet src 10.0.0.0/8       # RFC1918 possible internal network
#acl localnet src 172.16.0.0/12    # RFC1918 possible internal network
#acl localnet src 192.168.0.0/16   # RFC1918 possible internal network
acl my_network src 192.168.1.0/24

Selanjutnya yang harus kita lakukan adalah menonaktifkan ACL localnet dan mengaktifkan ACL my_network yang baru dibuat. Cari baris dengan text “# INSERT YOUR OWN RULE(S) HERE TO ALLOW ACCESS FROM YOUR CLIENTS” (sekitar baris 662)

#
# INSERT YOUR OWN RULE(S) HERE TO ALLOW ACCESS FROM YOUR CLIENTS

# Example rule allowing access from your local networks.
# Adapt localnet in the ACL section to list your (internal) IP networks
# from where browsing should be allowed
http_access allow localnet

Tambahkan baris baru dibawah “# INSERT YOUR OWN RULE(S) HERE” untuk mengakifkan ACL my_networkhttp_access allow my_network“. Kemudian beri komentar pada baris “http_access allow localnet” untuk menonaktifkan ACL localnet.

#
# INSERT YOUR OWN RULE(S) HERE TO ALLOW ACCESS FROM YOUR CLIENTS
http_access allow my_network

# Example rule allowing access from your local networks.
# Adapt localnet in the ACL section to list your (internal) IP networks
# from where browsing should be allowed
#http_access allow localnet

Selain itu ada satu lagi setting ICP (Internet Cache Protocol) yang harus kita nonaktifkan agar dapat menjalankan Squid proxy server. ICP digunakan apabila kita memiliki beberapa proxy server yang dapat saling berkomunikasi untuk melakukan penghematan bandwidth dengan menggunakan cache pada masing proxy server. Cari baris yang berisi “icp_access allow localnet” (sekitar baris 710).

#  TAG: icp_access
#	Allowing or Denying access to the ICP port based on defined
#	access lists
#
#	icp_access  allow|deny [!]aclname ...
#
#	See http_access for details
#
#Default:
# icp_access deny all
#
#Allow ICP queries from local networks only
icp_access allow localnet
icp_access deny all

Beri komentar pada baris “icp_access allow localnet” dengan menambahkan karakter # pada awal baris

#  TAG: icp_access
#	Allowing or Denying access to the ICP port based on defined
#	access lists
#
#	icp_access  allow|deny [!]aclname ...
#
#	See http_access for details
#
#Default:
# icp_access deny all
#
#Allow ICP queries from local networks only
#icp_access allow localnet
icp_access deny all

Setelah selesai simpan file squid.conf yang telah diedit tersebut dalam folder C:\squid\etc kemudian jalankan Command Prompt (Start > Run… atau tekan Win+R ketik cmd lalu tekan Enter).

Menu Run pada Windows

Menu Run pada Windows

Ketik “CD \squid\sbin\” untuk mengubah direktori yang aktif menjadi C:\squid\sbin\ kemudian jalankan perintah “squid -z” untuk membangun struktur direktori squid cache.

Membangun Squid Cache

Membangun Squid Cache

Langkah selanjutnya kita coba untuk menjalankan Squid Proxy Server dengan mengetikkan perintah “squid -d 1 -D“. Parameter -d 1 mengaktifkan mode debug analisa. Sedangkan parameter -D digunakan untuk mem-bypass pengecekan DNS pada saat start up squid proxy server.

Console Start Up Squid

Console Start Up Squid

Pada saat menjalankan Squid Proxy Server pertama kali ada kalanya muncul peringatan dari Firewall apakah akan memblok atau membolehkan Squid Proxy Server agar dapat diakses jaringan. Klik Unblock untuk mengijinkan Squid diakses melalui jaringan.

Unblocking Firewall untuk Squid

Unblocking Firewall untuk Squid

Apabila tidak ada error lain yang muncul maka konfigurasi yang kita lakukan sudah benar. Tekan CTRL+C pada Command Prompt untuk mengakhiri test pada Squid.

Langkah terakhir dalam proses installasi Squid Proxy Server adalah menginstall Squid sebagai Service Windows. Ketik “squid -i” untuk menginstall squid sebagai service di windows. Berikut tampilan console Command Prompt setelah berhasil diinstall sebagai service.

Instalasi Squid sebagai Service

Instalasi Squid sebagai Service

Service Squid secara default akan berjalan secara otomatis saat windows startup, tetapi apabila ingin menjalankan Service Squid secara manual dapat dilakukan dengan membuka window service (Start > Settings > Administrative Tools > Services). Cari service Squid pada daftar Service, klik kanan lalu pilih Start untuk menjalankan service Squid.

Menjalankan Service Squid

Menjalankan Service Squid

Selesai sudah proses installasi Squid, langkah selanjutnya adalah melakukan setting proxy pada masing-masing browser klien. Untuk mengetahui cara menset proxy pada suatu browser akan saya jelaskan pada posting saya yang akan datang.

Dipublikasi di Networking | Tag , , , , , , | Tinggalkan Komentar

Connection String untuk MySQL

Connection String yang dapat digunakan untuk melakukan koneksi ke Server MySQL.

Menggunakan MySQL Connector/ODBC 5.1

Driver={MySQL ODBC 5.1 Driver};Server=localhost;Database=basisdataku; User=namapengguna;Password=katakuncinya;Option=3;

Connection String di atas akan melakukan koneksi ke Server MySQL yang berada di localhost dengan nama database basisdataku dengan username namapengguna dan password katakuncinya dengan port standar 3306. Apabila menggunakan port yang tidak standard dapat digunakan Connection String sebagai berikut

Driver={MySQL ODBC 5.1 Driver};Server=localhost;Port=13306;Database=basisdataku; User=namapengguna;Password=katakuncinya;Option=3;

Contoh di atas akan melakukan koneksi pada Server MySQL dengan port 13306
Untuk melakukan koneksi dengan menggunakan socket dapat menggunakan Connection String:

Driver={MySQL ODBC 5.1 Driver};Server=localhost;Database=basisdataku; User=namapengguna;Password=katakuncinya;Socket=MySQL;Option=3;

Koneksi dengan menggunakan socket pada Windows secara default bernama MySQL dan pada linux bernama /tmp/mysql.sock. Selain itu koneksi dengan menggunakan socket hanya dapat dilakukan apabila koneksi berasal dari server yang sama (lokal).

Dipublikasi di Database | Tag , , | Tinggalkan Komentar

Manual Install MySQL Server di Windows

Pada tulisan saya kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial mengenai cara menginstall Database MySQL secara manual pada sistem operasi Windows. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mendownload binary Server MySQL yang berbentuk ZIP Archive di sini. Extractlah Server MySQL yang telah didownload tadi ke folder yang anda inginkan (dalam tutorial ini, penulis menggunakan MySQL Server versi 5.5.11 (64-bit) dan dinstall pada folder C:\mysql-5.5.11-winx64\)

Struktur Folder Server MySQL

Struktur Folder Server MySQL

Langkah selanjutnya adalah membuat file config my.ini yang akan digunakan sebagai konfigurasi dasar dalam menjalankan server MySQL. Dalam paket bawaan terdapat 5 buah file konfigurasi my-small.ini, my-medium.ini, my-large.ini, my-huge.ini dan my-innodb-heavy-4G.ini. Masing-masing file tersebut telah disesuaikan untuk penggunaan server sesuai dengan kebutuhan, my-small.ini digunakan untuk server skala kecil hingga my-innodb-heavy-4G.ini yang dapat digunakan untuk server yang menampung data dengan kapasitas besar. Untuk tutorial ini kita akan menggunakan my-medium.ini, copy file my-medium.ini dan rename menjadi my.ini. Edit file my.ini tersebut dan tambahkan baris berikut:


basedir = C:/mysql-5.5.11-winx64
datadir = C:/mysql-5.5.11-winx64/data

pada bagian [mysqld] dalam file my.ini. Sesuaikan path yang ada sesuai dengan path installasi pada server MySQL anda. Simpan file my.ini tersebut pada folder C:\mysql-5.5.11-winx64\.

Setelah selesai membuat file konfigurasi, sekarang saatnya mencoba untuk menjalankan server MySQL dengan file konfigurasi yang telah kita buat. Jalankan Command Prompt (Start > Run > cmd) ubah direktori aktif menjadi C:\mysql-5.5.11-winx64\bin\ pada jendela cmd. Dan jalankan perintah “mysqld –defaults-file=c:\mysql-5.5.11-winx64\my.ini –console” untuk menstart server MySQL dalam mode console. Berikut adalah contoh output dari server MySQL yang dijalankan pada mode console:

C:\mysql-5.5.11-winx64\bin>mysqld --defaults-file=c:\mysql-5.5.11-winx64\my.ini --console
110425 9:53:13 [Note] Plugin 'FEDERATED' is disabled.
110425 9:53:13 InnoDB: The InnoDB memory heap is disabled
110425 9:53:13 InnoDB: Mutexes and rw_locks use Windows interlocked functions
110425 9:53:13 InnoDB: Compressed tables use zlib 1.2.3
110425 9:53:13 InnoDB: Initializing buffer pool, size = 128.0M
110425 9:53:13 InnoDB: Completed initialization of buffer pool
110425 9:53:13 InnoDB: highest supported file format is Barracuda.
110425 9:53:14 InnoDB: Waiting for the background threads to start
110425 9:53:15 InnoDB: 1.1.6 started; log sequence number 1595675
110425 9:53:16 [Note] Event Scheduler: Loaded 0 events
110425 9:53:16 [Note] mysqld: ready for connections.
Version: '5.5.11-log' socket: '' port: 3306 MySQL Community Server (GPL)

Jika tampilan di atas telah muncul pada layar cmd anda, maka server MySQL telah berjalan dan siap diakses pada port default 3306. Untuk melakukan test akses pada server MySQL yang sudah berjalan buka windows cmd baru dan jalankan perintah “mysql -u root” dan apabila tidak ada error maka akan muncul prompt mysql>. Perintah tadi akan mencoba untuk melakukan login pada server MySQL localhost dengan port 3306 menggunakan user root tanpa password. Sebagai informasi, installasi Server MySQL secara default hanya mengijinkan user root untuk diakses dari mesin pc/server yang sama (localhost).

Setelah berhasil menjalankan server dan melakukan koneksi via console, yang harus dilakukan selanjutnya adalah meregister server MySQL yang sudah terkonfigurasi sebagai Service di Windows. Sebelum melakukan registrasi sebagai service kita harus men-shutdown server yang sudah dijalankan tadi dengan perintah “mysqladmin -u root shutdown“. Setelah server MySQL di shutdown kita dapat meregisternya sebagai Service di Windows dengan perintah “mysqld –install <nama_service> –defaults-file=C:\mysql-5.5.11-winx64\my.ini“. Ubah <nama_service> dengan string yang anda inginkan (mis: “MySQL v5.5.11″) dan gunakan tanda petik (“) ganda apabila terdapat spasi pada nama service. Yang perlu diperhatikan adalah perintah untuk menginstall Server MySQL sebagai service di atas harus dijalankan menggunakan privilege administrator, kalo tidak maka akan muncul pesan Access Denied.

Service Server MySQL

Service Server MySQL

Server MySQL telah siap diakses sebagai service di Windows. Sekian tutorial kali ini dari penulis mengucapkan selamat bekerja… ^_^

Dipublikasi di Database | Tag , , , , | Tinggalkan Komentar